July 30, 2020 jejakkakirani

Kami berada di atas sana, sedikit terayun-ayun dan diterpa angin musim panas yang menusuk tubuh, membuat tubuh sedikit menggigil. Saya merapatkan jaket sambil tak henti mencubiti diri sendiri. Sementara di bawah sana, hamparan hijau pepohonan diselingi bukit dan bebatuan berwarna kehitaman membuat pagi itu terasa istimewa. Setelah drama di pagi hari, akhirnya saya diberi kesempatan mencoret satu pokok dari daftar tempat yang ingin saya datangi. Sudah sejak tiga tahun yang lalu saya selalu memohon untuk diberi kesempatan menjajal balon udara di Cappadocia yang kondang itu. Tapi, butuh perenungan yang tak sebentar mengingat harga yang harus dibayarkan untuk satu setengah jam…

April 18, 2020 jejakkakirani

Meski letih, aku memaksa diri untuk bergegas menyusuri jalanan di pinggiran kota Lisbon demi menikmati senja. Kata orang, pergilah ke Belem Tower dan habiskan soremu di sana. Kamu juga bisa menyesap anggur sambil menikmati semilir angin, mumpung musim dingin belum tiba. Dari kejauhan, kulihat sosok menara berdiri anggun dengan latar langit biru. Senja masih belum datang. Tapi, lihatlah! Deretan mobil terparkir tak jauh dari tempat paling terkenal di kota ini. Antrian wisatawan yang ingin masuk ke menara itu mengular. Aku mencari zebra cross lalu menyebrang jalan. Bergegas kuhampiri seorang pedagang minuman. One mineral water, please! Obrigado! ujarku sambil mengulurkan koin…

July 23, 2019 jejakkakirani

We played basketball together. He was straight, I wasn’t. He used to tell me about the girl he was seeing. And it killed me inside… Sepasang sepatu basket berwarna putih yang kulitnya sudah terkelupas di sana-sini terpampang di dalam sebuah kotak kaca. Sebuah sepatu basket biasa yang mungkin terlihat tak istimewa. Namun bagi dia, sepasang sepatu basket itu boleh jadi merupakan benda teristimewa sebab, lewat sepatu itu, ia mengenang cintanya yang tak berbalas. Di sudut lain sebuah gaun pengantin putih terbuat dari kain brokat berkualitas prima dihiasi manik-manik kecil berdiri kokoh. Gaun itu, dulunya adalah calon gaun pengantin yang akan…

March 13, 2019 jejakkakirani

Pagi hari! Dari balik jendela di sebuah penginapan di suatu pedesaan di daerah Surrey, aku menatap takjub. Hari itu hari Natal, maka deretan toko-toko mungil di depan penginapan sudah pasti tutup. Sesekali terdengar suara orang bercakap-cakap, tetapi tetap saja keheningan sekaligus keelokan tempat ini membuat hatiku meleleh. Sepasang burung hinggap di ranting gundul. Langit biru. Sinar matahari malu-malu menerobos jendela kamar. Hari kedua road trip kali ini akan diisi dengan berjalan-jalan di pusat kota Surrey sebelum sore nanti menuju ke London. Dalam perjalanan menuju London, kami merencanakan untuk mampir sebentar ke setting film natal romantis berjudul The Holiday. Sebagai fans garis keras Jude Law, berkunjung ke setting salah satu fimnya itu penting….