June 15, 2015 jejakkakirani 0Comment

Selamat datang di Bunaken!”, begitu ucap sang pemandu wisata ketika speed boat yang saya tumpangi menurunkan kecepatannya menjadi lebih perlahan dan mulai bersiap merapat ke dermaga.  Bergegas para penumpang bangun dari duduknya dan ketika speed boat telah berhenti sempurna, mereka segera  keluar dari kapal dengan tertib. Termasuk saya.

Ini dia, Bunaken!
Ini dia, Bunaken!

Sedikit kecewa ketika melihat Bunaken, terlebih mendapati beberapa sampah yang bertebaran di pinggir pantai. Selain itu,  landscape pulau ini terasa biasa saja. Seperti mengetahui kekecewaan saya, salah satu wisatawan yang ikut di rombongan tadi berkata, “Jangan datang ke Bunaken kalau cuma untuk duduk-duduk saja! Karena keindahan Bunaken sesungguhnya ada di dunia bawah lautnya.

 Ternyata benar! Ini kali pertama saya bermain-main di dunia bawah laut. Meski hanya snorkling namun ternyata saya sudah mendapatkan banyak pemandangan indah di bawah sana. Baru kali ini saya bertemu dan bisa memegang terumbu karang,  bermain-main dengan ikan nemo, sekaligus merasakan sedikit kengerian kala saya mengeksplor laut terlalu jauh hingga mencapai bagian yang lebih dalam. Warna air yang semakin biru tua ternyata membuat nyali saya menjadi ciut.
6
Terumbu Karang

SNORKLING

Entah berapa jam saya bermain-main di lautan. Yang saya tahu kemudian adalah semakin siang air laut di Bunaken semakin surut. Bergegas saya menyudahi kegiatan snorkling ini dan segera naik ke atas perahu motor. Sebenarnya, enggan rasanya berpisah dengan keindahan bawah laut Bunaken. Tapi, mau bagaimana lagi?

Adios Bunaken! Yakin suatu hari nanti kita akan berjumpa lagi!

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *