August 4, 2016 jejakkakirani 0Comment

Salzburg pukul sepuluh pagi. Turun dari kereta usai dua jam perjalanan, saya disambut oleh semilir angin yang malu-malu menelusup ke tulang. Ah ya! Saya lupa. Sebagai sebuah kota yang terletak di kaki pegunungan Alpen, tentu hawanya lebih sejuk dari Wina. Tapi, bukannya memang saya sedang merindukan angin sepoi-sepoi yang membelai tubuh?? Tujuan saya ke Salzburg sebenarnya cuma satu. Napak tilas lokasi-lokasi tempat pembuatan film legendaris itu: The Sound of Music.

IMG_8850

Sengaja saya tidak mengambil paket tur sound of music yang banyak ditawarkan oleh beberapa agen perjalanan. Mahal! Lagipula, lebih asyik rasanya jika saya melakukan tur sendiri. Sebelumnya saya sudah mencari informasi tentang lokasi-lokasi pembuatan film Sound of Music. Jadi, tinggal bergantung pada google mapi saja.

Nyatanya saya membuat kesalahan. Meski, pada akhirnya kesalahan yang saya perbuat ini justru membuahkan hal-hal yang mengejutkan yang justru membuat saya bersyukur. Blessing in disguise, begitu orang lain menyebutnya. Ya, sebenernya untuk menjelajahi Salzburg, beberapa turis meminjam sepeda. Tapi hari itu, saya memilih untuk berjalan kaki. Sepertinya, semuanya masih terjangkau hanya dengan jalan kaki.

Tapi siapa nyana bahwa untuk melihat pavilion yang digunakan dalam adegan ‘Sixteen going on seventeen’ saja harus berjalan kaki nyaris lima kilometer dari pusat kota. Belum lagi harus menambah beberapa kilo jika ingin melihat tampak belakangan kediaman keluarga Von Trapp. Lelah memang, tapi ternyata saya jadi menemukan banyak hal. Sempat nyasar gegara salah baca arah di peta membuat saya jadi bertemu dengan jalan setapak dimana saya bisa menyaksikan pemandangan yang bagi saya luar biasa indah: Salzburg dari atas. Pun, setelah malamnya saya memutar ulang film The Sound of Music, ternyata tempat yang tak sengaja saya lewati tadi juga menjadi salah satu lokasi syuting film tersebut.

Jadi, sekembalinya saya ke Wina setelah seharian menapaki jejak The Sound of Music, hal yang paling ingin saya lakukan cuma menyelonjorkan kaki di atas kasur sambil menonton ulang The Sound of Music dan……melahap potongan-potongan sushi yang didapat dari kios makanan asia yang tak jauh dari apartemen!

_DSC1421
Residenzplatz, tempat Maria naik bis menuju rumah Von Trapp
IMG_8830
Ada seklumit adegan Maria berjalan sendiri menuju rumah Von Trapp
IMG_8835
Bagian depan rumah Von Trapp

 

IMG_8852
Terusan jalan menuju biara tempat Maria pertama kali tinggal
mirabel
Do-re-mi
biara
Biara
16g0ing17
16 going on 17

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *