January 11, 2017 jejakkakirani 0Comment

img_6117

Senja selalu menjadi momen yang indah setiap harinya. Perpaduan warna jingga, biru, dan keemasan sejatinya merupakan salah satu perpaduan warna paling sempurna di jagat ini.

Sore itu, di Lhok Nga, saya menunggu senja. Lhok Nga yang jauhnya kurang dari satu jam dari kota Banda Aceh, konon merupakan salah satu tempat sempurna untuk menjemput senja.

Setelah memarkirkan mobil di pinggir jalan, saya duduk di salah satu pondok reyot beratap sirap. Tak jauh dari saya, dua orang pria tampaknya sedang berada dalam perbincangan seru sambil sesekali menghisap rokoknya dan…tentu saja! Senjalah yang sebenarnya mereka tunggu. Sementara itu, beberapa remaja asyik bermain-main di bibir pantai. Sore ini, Lhok Nga sedikit meriah.

Menjelang jam enam, semakin banyak yang datang. Menenteng kamera dan peralatan fotografi lainnya. Saya beranjak dari pondok yang saya tempati, mencari sudut terindah menurut indra penglihatan saya untuk menangkap senja.

Menit-menit berikutnya adalah salah satu menit-menit terindah dalam hidup saya. Kala langit semakin menggelap dan mentari semakin turun dan berwarna keemasan. Sementara itu, sinar keemasannya memantul sempurna melalui air laut.

Senja yang hanya beberapa menit itu pada akhirnya memang harus berlalu. Hari semakin gelap. Mentari sudah tak tampak meski semburatnya masih sedikit menghiasi angkasa.

Saya pun kembali ke kota.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *