May 21, 2017 jejakkakirani 0Comment

 

Seratus lima puluh anak tangga telah didaki. Langit keemasan dan deretan bangunan khas kota ini terbentang di depan mata. Sementara angin musim panas menyelinap masuk membuai tubuh hingga sedikit menggigil. Taras Widokowy, di sinilah saya berdiri.

Jika ditanya, darimanakah senja indah bisa ditangkap, saya tak akan ragu menjawabnya: dari sini! Lihatlah! Langit biru berbaur dengan warna kuning keemasan, dan warna-warni bangunan yang begitu sedap dipandang. Melihat puncak keindahan Warsawa ya dari sini.

Di salah satu sudut Taras Widokowy, sepasang anak manusia bercengkerama mesra. Di sudut yang lain, senyum lebar mengembang di wajah tiga orang gadis. Saya? Ah, saya hanya ingin merenung dan menikmati senja. Sebelum ada Sukab-sukab lain yang akan memotongnya. Sesekali melongkok ke seratusan meter ke bawah, melihat para turis yang memadati kota tua Warsawa.

Lalu saya bertemu dengannya yang ikut meramaikan senja di tempat ini. Seekor burung berbulu putih, burung camarkah? Saya tak pernah hafal jenis-jenis burung. Namun, si Putih ini, sambil bertengger di pagar Taras Widokowy, ia melenggak-lenggok kemayu.

Sebelum langit benar-benar menggelap, saya turun dari puncak menara itu. Esok, mari kita jemput senja dari sudut yang lain.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *