May 28, 2017 jejakkakirani 0Comment

Jika Ed Sheeran terpikat pada gadis Galway, maka saya jatuh cinta pada kotanya. Galway, hanya 3 jam dari Dublin jauhnya. Turun di stasiun bis, matahari menyapa. Angin lembut menyelusup tubuh. Sebuah keberuntungan bisa menemui Galway dan langit biru cerahnya. Ini Irlandia! Kami adalah negara yang terbuat dari hujan, angin, dan mendung.

Eyre Square siang itu padat, dipenuhi oleh orang-orang yang sedang merayakan hangatnya sinar matahari. Di salah satu sudut seberang taman ini, sebuah kafe mungilpun berjejal. Gelak tawa berbaur dengan bau bir dan kopi serta asap rokok. Untuk sesaat saya merasa tidak seperti sedang berada di luar negri. Apa bedanya dengan Inggris, begitu batin saya.

Berjalan terus mengikuti arus manusia, tibalah saya di tempat itu. Pusat kota. Jalanan berbatu dengan bangunan-bangunan berwarna-warni. Jalanan dihiasi dengan roncean kertas berbentuk segitiga warna-warni. Di salah satu sudut jalan, seorang lelaki setengah baya sedang memainkan musik khas Irlandia. Yang menarik, tak seperti masyarakat di negara tetangganya, orang-orang di Irlandia ini, apalagi di Galway, terlihat lebih konservatif. Baju-baju minim tak nampak. Rok anak sekolahpun panjangnya melebihi lutut.

 

Ketika mulai penat berada dilautan manusia, maka bergegas saya ke tempat itu: kanal! Melihat air biru dan mendengar suara burung camar memang bisa menenangkan jiwa, menghapus segala penat hilang entah kemana. Mungkin sekitar satu jam saya berada di situ. TidakĀ ngapa-ngapain. Cuma duduk-duduk saja.

 

Menjelang jam tujuh, saya tinggalkan tempat ini. Berjalan melintasi pusat kota, berbelok ke jembatan dan bertemu dengan gereja St. Nicholas. Ketika melewati jembatan, saya melongok ke bawah. Seorang lelaki usia senja sedang berburu ikan. Sementara di tepi sungai, pasangan muda-mudi sedang asyik bercengkerama, sesekali saling bertukar kecupan. Hingga akhirnya saya berada di sudut Galway yang lain. Sebuah kafe mungil yang terkenal akan chowder soupnya yang lezat seolah memanggil-manggil, meminta saya untuk sekedar mampir.

Halo, Galway. Akhirnya kita berjumpa!

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *