January 5, 2019 jejakkakirani 0Comment

London dini hari. Masih pertengahan musim gugur. Saya terbangun bahkan ketika matahari belum juga muncul. Jetlag. Hari itu adalaha hari pertama saya berada di negara ini setelah sebelumnya membaui udara tropis yang jarak waktunya 6 jam lebih cepat dari Inggris. Hostel tempat saya menginap berada di daerah Kensington. Saya ingat, tak jauh dari stasiun underground Gloucester Road yang jaraknya hanya sekitar 5 menit jalan kaki dari hostel, berjejer kafe yang biasanya memang buka pagi hari. Tapi, sekarang masih jam lima pagi, Bung! Masih harus menunggu sekitar dua jam lagi dan saya baru bisa menyantap sebuah almond croissant sambil menyesap coklat panas.

Setengah delapan pagi, saya berjalan menuju ke stasiun Gloucester Road. Dari sekian kafe yang ada di sana, saya memutuskan untuk masuk ke sebuah kafe yang bernama Paul. Sebuah kafe mungil namun embel-embel boulangerie patisserie fine pur beurre , yang artinya bakery pastry yang menggunakan mentega asli membuat saya jadi ingat si toko pastry di paris sana, Du Pain et des Idées yang kue-kuenya luar biasa enak. Ini bakery Perancis. Dan menurut saya, pastry Perancis jauh lebih lezat ketimbang pastry Inggris.

Setelah memesan coklat panas berukuran sedang dan almond croissant serta sebuah pot stroberi yogurt, saya memilih duduk di pojokan. Coklat panasnya kental namun tak terlalu manis. Yogurtnya juga tak terlalu asam namun tetap segar. Jangan tanya rasa croissantnya. Saya beri nilai sembilan, deh! Empat hari di London, empat kali pula saya selalu sarapan di tempat ini. Terkadang saya membeli donat. Pernah juga mencoba pain au raisin nya yang legit. Pendek kata, saya jadi kecanduan nyoklat dan nyemil di tempat ini. Sayangnya kafe ini cuma ada di London. Jadi, setiap kali melawat ke ibukota, saya selalu menyempatkan diri untuk mampir ke sini.

Senangnya, mencari kafe ini tidak sulit. Di beberapa lokasi strategis macam Oxford Street, Baker Street, Brompton bahkan St Pancras Station, kafe ini ada. Kalau bingung, tinggal buka di Google Map, lantas masukkan kata ‘Paul’ dalam kolom pencarian. Nanti, si peta akan menginformasikan lokasi-lokasi kafe ini.

Tuh, kan! Saya jadi pengen ke sana lagi!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *