May 21, 2017 jejakkakirani

  Seratus lima puluh anak tangga telah didaki. Langit keemasan dan deretan bangunan khas kota ini terbentang di depan mata. Sementara angin musim panas menyelinap masuk membuai tubuh hingga sedikit menggigil. Taras Widokowy, di sinilah saya berdiri. Jika ditanya, darimanakah senja indah bisa ditangkap, saya tak akan ragu menjawabnya: dari sini! Lihatlah! Langit biru berbaur dengan warna kuning keemasan, dan warna-warni bangunan yang begitu sedap dipandang. Melihat puncak keindahan Warsawa ya dari sini. Di salah satu sudut Taras Widokowy, sepasang anak manusia bercengkerama mesra. Di sudut yang lain, senyum lebar mengembang di wajah tiga orang gadis. Saya? Ah, saya hanya…

May 21, 2017 jejakkakirani

  Jam setengah sebelas siang dan jalanan di Red District Amsterdam sudah berjejal. Turis lalu lalang, bau keringat apek dan sinar matahari musim panas yang ditimpa bau yang konon akan membawamu ke langit ketujuh: bau ganja! Mulanya saya tak berniat untuk berada di daerah ini, namun takdir berkata lain. Magikarp membawa saya ke sini (catatan: waktu itu saya lagi getol-getolnya menangkap pokemon). Hingga saya tiba tepat di depan bangunan ini. Tertulis di fasadenya: Red Light Secret, museum of prostitution. Oh, museum itu! Ada rasa tertarik sekaligus penasaran yang menghantui namun saya tetap tak beranjak. Terdiam di luar, mungkin hingga nyaris setengah jam. Ini Amsterdam!…

January 21, 2017 jejakkakirani

Nusa Lembongan, sebuah pulau kecil di tenggara pulau Bali beberapa tahun terakhir ini telah menjadi primadona baru pariwisata di Bali. Sepi, alami, cocok untuk mereka yang ingin leyeh-leyeh, berjarak sejenak dari riuhnya Kuta atau Sanur. Waktu itu, jam setengah sembilan saya sudah berada di Pelabuhan Sanur. Maksud hati ingin menyeberang dengan speed boat menuju Jungut Batu tapi ternyata ketelatan. Meski baru berangkat seperempat jam lagi,  sudah tak ada kursi tersisa di speed boat tersebut. Terpaksa saya menggunakan speed boat yang lain dengan tujuan Mushroom Bay.Setengah jam diombang-ambing di tengah lautan. akhirnya sampai juga saya di Mushroom Bay. Setelah itu, karena datang…

January 21, 2017 jejakkakirani

Suara adzan yang bersahut-sahutan memenuhi udara Marakesh, menembus sela-sela langit yang berwarna keemasan. Jemaa El-Fnaa, tempat di mana ratusan orang sedang melewatkan senja sekejap menjadi lebih riuh. Orang bergegas menuju masjid yang terletak di empat sudut ruang terbuka ini. Mereka yang sudah duduk-duduk di emperan masjid pun bergegas berdiri, melepas alas kaki dan menentengnya. Pintu-pintu masjid serentak terbuka. Dengan tertib mereka masuk ke dalam. Pria dan wanita melewati pintu yang sama. Sedikit canggung, setelah melepas sepatu boot, saya turut masuk. Bingung mencari rak untuk menaruh sepatu, seorang wanita lanjut usia mencolek bahu. Ia memberikan kantong plastik sambil menunjuk sepatu saya. Ragu saya memasukkan…