May 15, 2018 jejakkakirani

  Laneway & Co coffee shop adalah salah satu tempat ngopi asyik di Newcastle yang akhir-akhir ini sering menjadi tempat jujugan untuk sekedar bengong atau jika saya butuh ‘tempat pelarian’ yang asyik untuk menulis thesis. Kedai kopi ini adalah kedai kopi independen, artinya bukan kedai kopi franchise macam Starbucks, Nero, Costa, Pumpkin dan…ah..masih banyak lagi. Minimalis dan bersih, itu kesan saya pertama ketika menapakkan kaki di tempat ini. Tempat yang asyik untuk bekerja meski sayangnya. colokan listrik hanya tersedia dua buah dan berada di sudut yang sama. Jika ingin bekerja di tempat ini, datanglah seawal mungkin. Demi colokan, tentu saja!   Kopi…

April 19, 2018 jejakkakirani

Ini kali pertama saya berada di sini! Di sebuah pelataran candi di salah satu sudut Tumpang – Malang, berteman semilir angin dan lenguhan sapi dari lahan sebelah. Tak sengaja saya berada di sini; seorang teman di komunitas membisiki saya agar mengunjungi candi ini jika saya sedang melawat ke Malang. Ini adalah salah satu candi yang penting, begitu katanya. Maka siang itu, ketika usai melawat candi Jago saya memutuskan untuk mengunjungi tempat ini, Candi Kidal namanya. Kedatangan saya disambut dengan hawa panas Malang yang memaksa saya untuk duduk sejenak di bawah sebuah pohon rindang. Sekedar melepas lelah, namun tentu saja sambil melakukan screening cepat…

April 19, 2018 jejakkakirani

Apa yang kau harapkan dari sebuah coffee shop di Faro? Sofa-sofa empuk? Colokan listrik? Wifi gratis? Suasana cozy dan instagramable? Keberadaan O Sue Cafe di kota ini saya dapat dari papan informasi hostel. Konon, kafe ini termasuk kafe andalan di kota ini. Jaraknya sekitar sepuluh menit jalan kaki dari marina. Sebagai orang yang teradiksi kopi, menyesap secangkir kopi di coffee shop lokal pada saat jalan-jalan adalah wajib hukumnya. Maka, meski segelas jus jeruk telah tandas diteguk, tetap saja si coffee shop yang direkomendasikan oleh banyak orang (hasil menilisik di google) dikunjungi. Sempat merasa gamang ketika pada akhirnya saya berdiri di sebuah gedung pertokoan yang terlihat sedikit usang, tapi melihat jejalnya pengunjung…

March 25, 2018 jejakkakirani 1Comment

.   Enam jam sebelum meninggalkan Paris, saya menyempatkan diri untuk sekedar mampir membeli kudapan di sebuah toko roti kondang di kota ini.  Namanya “Du Pain et des Idées”. Kebetulan hari itu, diramalkan salju akan turun di Paris. Sedari pagi, semilir angin Paris sudah mulai sedikit menusuk tulang. Musim dingin secara resmi memang belum tiba. Tapi, tetap saja siang itu saya membungkus tubuh rapat dengan jaket sedikit tebal dan syal lebar. Sebenarnya siang itu saya belum terlalu lapar. Pagi tadi, sarapan saya cukup berat. Dua buah croissant, sebuah pisang, dan semangkuk sereal dengan susu. Namun, udara dingin Paris agaknya membuat saya…